TEMPO.CO , Bekasi :Warga Kecamatan Bekasi Timur yang tanahnya akan terkena proyek dua rel ganda atau double-double track (DDT) Manggarai-Cikarang pada ruas Bekasi-Cikarang menolak melepas tanahnya. Sebab, mereka menilai harga Rp 1,25 juta per meter persegi yang dipatok Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Pemerintah Kota Bekasi terlalu kecil. Warga pun menuntut harga pembebasan tanah dinaikkan empat kali lipat.
Baca Selengkapnya Berita Nasional - Yahoo Indonesia News http://ift.tt/1v3uLlZ
No comments:
Post a Comment