MERDEKA.COM. Para pengguna solar dibuat bingung akibat kebijakan pemerintah yang menyetop penjualan solar bersubsidi. Pasalnya para pengguna solar tidak serta merta bisa beralih ke premium."Kalau mau hapus ya gantiin dengan yang lain dong, pakai apa kek air diapain. Kalau pakai premium juga mesin kita enggak kuat, pecah, harganya juga beda," keluh Rosyidin, sopir angkot Kopaja 605 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat (1/8).Hal yang sama juga dirasakan Adji, pemilik mobil Panther yang bahan bakar utamanya solar. ...
Baca Selengkapnya Berita Nasional - Yahoo Indonesia News http://ift.tt/1oUKaEc
via IFTTT
No comments:
Post a Comment