Jakarta (Antara) - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menginginkan agar ada program percepatan untuk rakyat Indonesia mengingat APBN Perubahan 2014 dan ruang fiskal yang tersedia pada 2015 sangat terbatas untuk melaksanakan agenda kerakyatan. "Ini tantangan besar yang dihadapi pemerintahan Jokowi-JK. Tak hanya nampak dari warisan utang yang mencapai lebih dari Rp3000 triliun. APBNP tahun 2014 dan ruang fiskal yang tersedia pada tahun 2015 sangatlah terbatas," kata Deputi Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu. ...
Baca Selengkapnya Berita Nasional - Yahoo Indonesia News http://ift.tt/1oKPCcY
No comments:
Post a Comment