TEMPO.CO, Malang - Selama sepuluh tahun terakhir, kualitas air Sungai Brantas merosot tajam. Di kawasan hulu, debit sumber air Brantas yang semula 12 liter per detik anjlok menjadi 2 liter per detik lantaran alih fungsi lahan konservasi dan hutan lindung di kawasan hulu di lereng Gunung Arjuna.
Baca Selengkapnya Berita Nasional - Yahoo Indonesia News http://ift.tt/1pARkeY
via IFTTT
No comments:
Post a Comment